Tinggalkan Persija Jakarta, Striker Ganas Senilai 3,4 Miliar Ini Tertimpa Musibah

Malaysia - Persija Jakarta sejatinya memiliki pemain-pemain berkualitas bintang di dalamnya. Inilah yang membuat Macan Kemayoran selalu kuat dan tangguh karena diperkuat oleh pemain yang memiliki skill dan kualitas yang aduhai.


Dalam merekrut pemain, manajemen Persija tentulah sangat selektif, hal ini wajar dan lumrah adanya, karena Persija tentunya menginginkan yang terbaik untuk timnya. Sebelum memiliki Marko Simic sebagai striker andalannya, dulu Persija memiliki striker ganas dan tajam bernama Bruno Lopes.

Bahkan debut karirnya bersama Macan Kemayoran pun terbilang menawan. Bruno Lopes dinobatkan menjadi Top scorer Persija Jakarta pada Liga 1 musim 2017 dengan total raihan 10 gol.


Namun, tidak adanya jalan keluar antara kedua belah pihak, Bruno Lopes lebih memilih Liga Super Malaysia dengan bergabung Kelantan FA. Ia akhirnya hengkang dari Persija dan berlabuh bersama Kelantan FA.

Tetapi nahas, yang ia dapat setelah hijrah ke Kelantan FA, dirinya malah mendapatkan musibah. Ia harus rela dicoret oleh klub Liga Super Malaysia itu. Alasannya karena Kelantan FA lebih memilih untuk mendaratkan pemain muda.


Saat ditemui awak media, Presiden Kelantan FA, Bibi Ramjani mengatakan jika: "Sekarang, pelatih baru ini melakukan apa yang ingin saya lakukan ketika pertama kali mengambil alih klub ini. Kami tidak keberatan mengambil pemain yang dipinjam dari klub lain, tetapi ingin pemain muda," katanya, seperti yang dikutip dari goal.com (24/4/2018)

Saat ini, data di laman resmi transfermarkt.com (26//2018) mencatat jika markuet value Bruno Lopes menyentuh angka £180000, atau jika kita konversikan maka nilainya sekitar Rp 3,4 Miliar.

Tentu sebuah harga yang cuku murah, jika menilik dari kualitas dan kapasitasnya. Belum lagi, rekam jejak Bruno Lopes yang memang pernah menjadi bagian dari klub-klub besar Liga 1 Brasil, menggambarkan betapa kualitasnya sangat mumpuni.

Semoga meski dihempaskan begitu saja oleh tim yang menaunginya, Kelantan FA, Bruno Lopes tetap dapat menerima kenyataan ini dengan baik agar kedepannya ia akan lebih menghargai arti dari kesetiaan terhadap timnya. Diharapkan ia akan tetap semangat dalam mencari pelabuhan baru.

Sumber

UEFA Buat Aturan Baru Liga Champions, Real Madrid dan Liverpool Untung Besar

Liga Champions 2017/18 menjadi berkah tersendiri bagi Liverpool. Sebab, untuk pertama kalinya sejak sepuluh tahun terakhir, mereka bisa menginjak babak semifinal kompetisi elit Eropa tersebut. Dalam laga nanti, Salah dkk akan menjamu AS Roma untuk merebutkan satu tempat di babak Final.


Dilansir dari mirror (22/04/2018), UEFA akan memberlakukan aturan baru untuk gelaran Liga Champions. Khusus untuk Liga yang mendapatkan empat jatah kompetisi tersebut, seperti Liga Inggris, Liga Spanyol dan Liga Italia, mereka tidak harus lagi menjalani kualifikasi atau bisa dibilang otomatis lolos ke babak grup.


Biasanya, peringkat keempat di ketiga liga tersebut harus melalui babak kualifikasi apabila ingin lolos ke babak grup namun kini peraturan tersebut sudah ditiadakan lagi. Lantas, kenapa Real Madrid dan Liverpool diuntungkan? Sebab, kedua tim tersebut tertatih-tatih di Liga Lokal. Los Blancos berada di peringkat terakhir zona Liga Champions sedangkan Liverpool terancam oleh Tottenham Hotspur.


Di sisi lain, angin segar berhembus untuk kompetisi Liga Italia. Sebab, mereka mulai musim depan bisa memasukkan empat tim secara langsung ke Liga Champions. Jika Negeri Pizza bisa mengirimkan empat wakil, Liga Jerman harus bernasib sial karena mereka harus mengurangi jatah menjadi hanya tiga.

Sumber

Gila United? Kau Bakar Uang 778 Miliar Cuma Demi Bocah Mandul yang Tak Bisa Mengoper Ini?

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi jika Manchester United bakal bersih-bersih gudang di musim panas nanti. Beberapa pemain mahal pun sudah mengantri untuk dijual bebas ke klub-klub besar yang meminati.


Salah satu pemain termahal United, Anthony Martial juga merupakan salah satunya. Meski telah menyumbang 9 gol dan 5 assist di liga, Martial yang masih punya bakat segudang ini justru disia-siakan oleh Jose Mourinho yang malah memboyong Alexis Sanchez.

Sekarang yang lebih bermasalah justru calon pengganti Martial yang akan didatangkan seharga 40 juta Pounds atau setara 778 miliar Rupiah. Sang pengganti tak lain adalah Richarlison yang kini main untuk Watford. Secara popularitas, Richarlison boleh jadi merupakan wonderkid yang diperhitungkan.


Sayang statistik pemain Watford ini justru amburadul. Meski kerap bermain di posisi depan, Richarlison tak mampu menorehkan satupun gol atau assist di 10 pertandingan terakhirnya.

Selain mandul, akurasi umpannya yang cuma 64 persen terbilang sangat buruk. Bandingkan saja dengan Martial yang punya akurasi umpan 81 persen di liga. Bisa jadi dengan rencana pembelian gila ini, United malah cuma dapat proyek mahal yang gagal lagi seperti Depay

Sumber

Old Trafford Bergemuruh, MU Selangkah Lagi Dapatkan Pemain Bintang Ini ?

Keinginan Manchester United untuk mendatangkan bintang Real Madrid yakni Gareth Bale nampaknya kini tinggal selangkah lagi pasalnya laporan menurut Roberto Morales dari Agencia EFE menyebutkan jika Gareth Bale telah sepakat untuk bergabung dengan United dan kabarnya Zidane serta rekan-rekannya telah mengetahui kabar tersebut. Dikutip dari managingmadrid.com (23/04/2018).


Nama Gareth Bale memang telah sejak lama dikaitkan dengan United pada bursa transfer musim panas lalu untuk mengisi posisi sayap lini serang United yang masih menjadi pekerjaan rumah dari seorang Jose Mourinho. Sempat menuai jalan buntu dengan Real Madrid membuat Manchester United mundur dari mencari pemain anyar lain untuk menjadi opsi. Dikutip dari metro.co.uk (23/04/2018).

Meskipun saat ini Manchester United belum melayangkan penawaran resmi untuk mendaratkan Bale ke Old Trafford namun menurut laporan yang sama Real Madrid dikabarkan akan siap melepas Bale dan tidak akan mempersulit jika Manchester United benar menginginkan jasa pemain Wales tersebut.



Di Real Madrid sendiri nama Bale selalu terpinggirkan di bangku candangan dan hal itu menjadi pertimbangan dari Los Blancos untuk menjual Bale ditambah Bale yang selalu mengalami cedera semakin membuat yakni Real Madrid untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas mendatang.

Sumber

Semi Final Liga Champions : Akhirnya Liverpol FC Mampu Taklukan AS Roma (5-2)

Liverpool berhasil mencetak lima gol di Anfield, tapi dua gol tandang Roma memastikan persaingan semi-final masih terbuka.


Liverpool meraih kemenangan 5-2 atas AS Roma dalam leg pertama semi-final Liga Champions di Anfield, Rabu (25/4) dini hari WIB. Walau begitu, dua gol tandang Giallorossi membuat posisi The Reds belum aman.

Jurgen Klopp menurunkan skuat terbaiknya setelah mencadangkan beberapa pemain dalam laga kontra West Bromwich Albion akhir pekan lalu. Roberto Firmino kembali ke starting XI, begitu pula Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson.

Di sudut tamu, Eusebio Di Francesco coba mengulang formasi tiga bek, namun kali ini Edin Dzeko tidak didampingi Patrik Schick. Ia justru didukung oleh Cengiz Under dan Radja Nainggolan.

Laga berawal dengan transaksi serangan yang sengit di Anfield. Mo Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Firmino bergantian mengancam gawang Alisson. Walau begitu, Giallorossi nyaris unggul duluan lewat sepakan Aleksandar Kolarov yang membentur mistar.

Adapun Salah tampil cemerlang sepuluh menit jelang jeda turun minum. Winger Mesir itu melakukan aksi individu khas template Arjen Robben, lalu melepas sepakan lengkung ke sudut gawang Alisson. Bola membentur mistar dulu, tapi tetap merangsek gawang Roma.

Semenit sebelum jeda, eks pemain Chelsea dan Basel itu sukses menggandakan keunggulan. Kali ini ia memanfaatkan serangan balik dan umpan Firmino, lalu mencungkil bola melewati Alisson. Skor 2-0 bertahan hingga istirahat.


Di babak kedua, Di Francesco coba mengubah nasib dengan memainkan Patrik Schick dan menarik Under. Giallorossi tampil sedikit eksplosif, tetapi malah kebobolan untuk ketiga kalinya.

Adalah Sadio Mane yang mencatatkan gol ketika The Reds. Setelah menyianyiakan dua peluang di paruh pertama, pemain sayap Senegal itu sukses menyambut umpan Mo Salah dan menjebol gawang Alisson di menit ke-56.

Firmino menambah pundi-pundi gol laskar Anfield tak lama berselang. Tak cuma satu, bintang Brasil itu bahkan mencantumkan namanya di papan skor dua kali. Gol pertama memanfaatkan umpan silang Salah dan gol kedua berawal dari tandukan terhadap umpan Jordan Henderson.

Jelang bubaran, Edin Dzeko mampu memangkas defisit dengan gol jarak dekatnya. Memanfaatkan kesalahan Dejan Lovren, striker Bosnia itu mengontrol bola dengan dada, sebelum melepas tembakan ke tiang dekat.

Serigala Ibu Kota menghantui gawang Loris Karius di menit-menit akhir. Kerja keras mereka pun berbuah penalti yang dimaksimalkan oleh Diego Perotti. Laga ditutup dengan skor 5-2.

Sumber

Semi Final Liga Champions : Akhirnya Liverpol FC Mampu Taklukan AS Roma (5-2)

Liverpool berhasil mencetak lima gol di Anfield, tapi dua gol tandang Roma memastikan persaingan semi-final masih terbuka.


Liverpool meraih kemenangan 5-2 atas AS Roma dalam leg pertama semi-final Liga Champions di Anfield, Rabu (25/4) dini hari WIB. Walau begitu, dua gol tandang Giallorossi membuat posisi The Reds belum aman.

Jurgen Klopp menurunkan skuat terbaiknya setelah mencadangkan beberapa pemain dalam laga kontra West Bromwich Albion akhir pekan lalu. Roberto Firmino kembali ke starting XI, begitu pula Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson.

Di sudut tamu, Eusebio Di Francesco coba mengulang formasi tiga bek, namun kali ini Edin Dzeko tidak didampingi Patrik Schick. Ia justru didukung oleh Cengiz Under dan Radja Nainggolan.

Laga berawal dengan transaksi serangan yang sengit di Anfield. Mo Salah, Alex Oxlade-Chamberlain, dan Firmino bergantian mengancam gawang Alisson. Walau begitu, Giallorossi nyaris unggul duluan lewat sepakan Aleksandar Kolarov yang membentur mistar.

Adapun Salah tampil cemerlang sepuluh menit jelang jeda turun minum. Winger Mesir itu melakukan aksi individu khas template Arjen Robben, lalu melepas sepakan lengkung ke sudut gawang Alisson. Bola membentur mistar dulu, tapi tetap merangsek gawang Roma.

Semenit sebelum jeda, eks pemain Chelsea dan Basel itu sukses menggandakan keunggulan. Kali ini ia memanfaatkan serangan balik dan umpan Firmino, lalu mencungkil bola melewati Alisson. Skor 2-0 bertahan hingga istirahat.


Di babak kedua, Di Francesco coba mengubah nasib dengan memainkan Patrik Schick dan menarik Under. Giallorossi tampil sedikit eksplosif, tetapi malah kebobolan untuk ketiga kalinya.

Adalah Sadio Mane yang mencatatkan gol ketika The Reds. Setelah menyianyiakan dua peluang di paruh pertama, pemain sayap Senegal itu sukses menyambut umpan Mo Salah dan menjebol gawang Alisson di menit ke-56.

Firmino menambah pundi-pundi gol laskar Anfield tak lama berselang. Tak cuma satu, bintang Brasil itu bahkan mencantumkan namanya di papan skor dua kali. Gol pertama memanfaatkan umpan silang Salah dan gol kedua berawal dari tandukan terhadap umpan Jordan Henderson.

Jelang bubaran, Edin Dzeko mampu memangkas defisit dengan gol jarak dekatnya. Memanfaatkan kesalahan Dejan Lovren, striker Bosnia itu mengontrol bola dengan dada, sebelum melepas tembakan ke tiang dekat.

Serigala Ibu Kota menghantui gawang Loris Karius di menit-menit akhir. Kerja keras mereka pun berbuah penalti yang dimaksimalkan oleh Diego Perotti. Laga ditutup dengan skor 5-2.

Sumber

Mohamed Salah dan Roberto Firmino Lebih Tajam dari Seisi Skuat AS Roma

Liverpool FC menjamu AS Roma dalam pertandingan pertama semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Selasa (24/4/2018) atau Rabu dini hari WIB.


Wajar bila Liverpool diunggulkan dalam pertandingan ini.

Selain berstatus sebagai tuan rumah, pasukan Juergen Klopp unggul dalam beberapa hal atas AS Roma.

Liverpool belum sekali pun mengalami kekalahan di Liga Champions musim ini.

Apalagi, The Reds punya catatan mentereng soal kemampuan menjebol gawang musuh.

Pelatih Liverpool FC, Juergen Klopp (kiri), bersalaman dengan Alex Oxlade-Chamberlain seusai laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra Manchester City di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 4 April 2018.ANTHONY DEVLIN/AFP
Menurut data situs UEFA yang dikutip BolaSport.com, Liverpool menjadi tim tertajam di Liga Champions 2017-2018.

Mereka menceploskan 33 gol dalam 10 pertandingan sejak fase grup.

Artinya, Si Merah rata-rata mencetak 3,3 gol per laga.

Paling hebat, Liverpool menggilas Maribor dan Spartak Moskva dengan skor 7-0, keduanya terjadi di penyisihan Grup E.

Ketajaman dahsyat ini bertolak belakang dengan rekor "sederhana" AS Roma dalam hal menjebol gawang musuh.

Tim Serigala Ibu Kota Italia ini cuma mengemas 15 gol, terendah di antara para semifinalis.

Jumlah itu tak sampai separuh dari total gol Liverpool.

Para pemain AS Roma merayakan gol Edin Dzeko ke gawang Shakhtar Donetsk dalam partai Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, 13 Maret 2018.ANDREAS SOLARO / AFP
Perbandingan semakin kontras karena 15 gol milik seisi skuat Roma bahkan kurang dari catatan gabungan dua penyerang andalan Liverpool, Mohamed Salah dan Roberto Firmino!

Kombinasi Salah-Firmino saja telah menghasilkan 16 gol.

Masing-masing dari mereka mencetak jumlah sama rata 8 gol hingga babak perempat final.

Adapun pemain tersubur dari pihak Roma ialah bomber Edin Dzeko dengan perbendaharaan 6 gol.

Sumber